Full width home advertisement


Post Page Advertisement [Top]


Kurang lebih setahun lalu aku namakan laman blog pribadiku, Telaah Jejak. Rencana awal, nama ini supaya menjadi garis besar catatan-catatan kecilku yang bakal dimuat. Barangkali istilahnya biar gak bahas kesana-kamari dan melebar ke mana-mana gitu.

Aku sih pengennya catatan di blogku menjadi sarana pengingat, gimana perjalanan kehidupan kecil sampai sekarang. Istilahnya mungkin bisa disebut catatan harian, jurnal atau diary kali ya. Hehe

Tapi masalahnya, itu semua cuman sekedar rencana. Duh! BODOH!
Realisasinya, NIHIL!
Bahkan, blogku ini nganggur setahun tanpa aku isi tulisan.

Oke, dimulai dengan dimuatnya tulisan ini, aku bakal coba nulis catatan-catatan kecil lagi.

Aku coba mengingat dengan keras gimana petualangan kecilku dulu.

Aku yakin masa kecilku dulu lebih seru, mendebarkan, pemberontak, asyiq dan mandiri berkelas sekaliber kakap.

Aku berani bilang aku mandiri waktu kecil karena sekarang sesudah dewasa malah banyak penurunan. Hehehe

Bismillah.
Semoga Telaah Jejak ini bisa jadi notivasiku, motivasimu (kalo termotivasi) tentang bagaimana orang desa (kampung) sepertiku mencoba meraih mimpi-mimpinya.

Hidup di lingkungan orang-orang yang menganggap bahwa pendidikan hanya akan membuatnya semakin miskin dan menghaburkan uang.

Aku bocah kecil ini, berusaha mengubah pandangan orang tua, sodara, orang-orang terdekat dan bala tetangga, kalo pendidikan itu penting!

Renaissance. Kelahiran kembali Ilmu pengetahuan semacam itu tidak hanya terjadi di Eropa di abad empat belas-an.

Tapi di Abad duapuluh satu pun terjadi di kampungku.

Sekian..

No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]