Entah mengapa, sore ini menjadi sore yang tak biasa. Sepoi angin lembut yang selalu hadir membelai telinga tak lagi hadir. Burung-burung pun segera pulang pada sarangnya, karena bosan tak lagi bermain menabrak hebusan lembut.
Aku bertanya pada gunung-gunung yang berbaris, "apa kalian yang menghalangi angin-angin untuk tak hadir?".
Jawaban tak kunjung datang , atau juga hilang?
Lalu aku bertanya pada Ibu. "Bu, mengapa sore ini tak ada angin seperti biasanya?"
"Mengapa kau tak mencarinya sendiri, Nak!"
Malang, 30 Mei 18

This comment has been removed by the author.
ReplyDeletePerkataan ibu di akhir sangat menyentuh
ReplyDelete